Tjandra Limanjaya dan Jay Hung Hwan Kim Bertemu Dalam Forum Investasi

Tjandra Limanjaya dan Jay Hung Hwan Kim Bertemu Dalam Forum Investasi

Tjandra Limanjaya dan Jay Hung Hwan Kim bertemu disela –sela ajang forum. Forum tersebut adalah Asia Pasific  Real Estate Conference (APREC) yang berlangsung di Busan, Korea Selatan. Keduanya bertemu membahas investasi pariwisata di Indonesia. Saalah satu isinya adalah membahas investasi wisata dikawasan Bali Baru.

Investasi pariwisata dibidang properti disebut menjadi pembahasan utama. Mereka begitu fokus dalam pertemuan tersebut. Tjandra Limanjaya dan Jay Hung Hwan Kim yang sama-sama merupakan investor. Mereka berdua bergerak dibidang property. Baik Tjandra maupun Hung memang sangat tertarik dengan investasi sektor pariwisata. Hal tersebut karena memiliki peluang investasi jangka panjang menjanjikan.

Destinasi Bali Baru masuk dalam deretan destinasi wisata baru unggulan di Indonesia. Wilayah tersebut  yang bisa dibilang masih dalam tahap berkembang. Potensi inilah yang coba digenjot dengan penanaman modal. Banyak investasi agar bisa mengembangakan berbagai fasilitas. Fasilitas pendukung seperti hotel, restaurant dan kawasan terpadu.

Tjandra Limanjaya dan Jay Hung Hwan Kim menilai peran aktif dan keseriusan dari berbagai pihak memang harus menjadi landasan utama dalam pengembangan investasi pariwisata selain finansial modal.

Ketika berbagai pihak mampu menjalankan peranan dan fungsinya sebagai mana mestinya, peningkatan dan pengembangan pariwisata memang akan berjalan lancar.

Pemerintah sebagai salah satu stakeholder melalui kementerian pariwisata juga harus mampu memberikan arahan dan mempromosikan pariwisata yang menjadi fokus di kawasan tersebut kepada investor baik asing maupun mancanegara seperti Tjandra Limanjaya dan jay Hung Hwan Kim.

Dalam ajang forum Asia Pasific  Real Estate Conference (APREC) berbagai pihak sangat apresiasi dengan kesungguhan Pemerintah melalui Kementerian pariwisata mengenalkan destinasi wisata unggulan Indonesia sebagai salah satu kawasan Investasi terbuka.

Tjandra Limanjaya dan Jay Hung Hwan Kim Memiliki Harapan

Mereka berdua juga berharap nantinya dalam kerjasama yang akan berjalan antara kedua belah pihak menjadi pondasi awal bagaimana investor asing dan dalam negeri mampu bersinergi dalam pengembangan investasi pariwisata di Indonesia termasuk Bali Baru.

Saat ini menurut data kementerian Pariwisata dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk investasi yang masuk sektor pariwisata masih sangat sedikit, kebanyakan investor asing dan dalam negeri masih ragu dan belum mengetahui tentang potensi wisata unggulan di Indonesia kedepanya.

Oleh karena itu wacana Investasi asing 100% untuk investasi pariwisata sektor Hotel dan Restaurant yang ditargetkan pemerintah akan terwujud jika ada sinergi dari berbagai pihak seperti yang dilakukan oleh Tjandra Limanjaya dan Jay Hung Hwan Kim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *